Showing posts with label BELAJAR BAHASA KOREA. Show all posts
Showing posts with label BELAJAR BAHASA KOREA. Show all posts

Kosa Kata Sapaan dalam bahasa Korea

Beberapa kosa kata yang sering digunakan untuk sapaan . ^o^

처음 뵙겠습니다. – digunakan ketika  pertama kali bertemu, bisa diartikan salam kenal (bhs Indonesia); How do you do? (english)

안녕하세요. – Hello.

어떻게 지내세요? – Bagaimana kabarmu?

잘지내요. – baik.

그저 그래요. – lumayan

만나서 반가워요. – Senang bertemu dengan anda (bhs ind);  Pleased to meet you (English)

이야기 많이 들었어요. –Saya sudah mendengar  banyak tentang dirimu (bhs ind);  I’ve heard a lot about you (English)

이름이 뭐예요? – Siapa namamu?

이름은 ___ 입니다. Namaku adalah ___.

좋은 하루 되세요. – Semoga hari ini menyenangkan (bhs ind); have a nice day (English)

어디서 오셨어요? – Darimana asalmu?

저는 ___에서 왔어요. – Saya dari ___.

안녕히 가세요. – Goodbye. (untuk orang yang pergi)

안녕히 계세요. – Goodbye. (untuk orang yang ditinggal)


안녕히 주무세요. – Goodnight.



By buruhkorea with No comments

Partikel Penanda Objek

Setelah kita mengenal partikel penanda topik dan subjek, kali ini kita akan mempelajari  partikel penanda objek. Dalam bahasa Korea, akan banyak ditemui banyak partikel tetapi untuk sekarang ini kita belajar bersama-sama tentang partikel penanda objek.

Parikel penanda objek (object marking particles):  / , digunakan untuk menunjukkan objek suatu kalimat dan dilekatkan pada kata benda (noun dalam bahasa inggris) yang berkedudukan sebagai objek dalam kalimat.

Rumus penggunaan partikel ini adalah:
     Kata-kata yang berakhiran konsonan  + -
     Kata-kata yang berakhiran vokal  + -
Contoh:
김치(kimchi)+ (reul)
(chaek ) +(eul) 

Contoh kalimat :
저는김치 사요  -Saya membeli kimchi
저는=  subjek
김치 = objek
사요 = kata kerja (predikat/verb)

Akan tetapi, dalam penerapan percakapan sehari-hari, partikel penanda objek ini boleh dipakai maupun tidak dipakai.  Lebih jelasnya seperti ini:
텔레비전 봐요? –menonton TV?
텔레비전: sebagai objek walaupun tanpa penambahan partikel penanda objek, Meskipun demikian텔레비전 dapat ditambah partikel penanda objek (+) tetapi tidak lazim digunakan dalam percakapan sehari-hari. Lalu kapan kita menggunakan partikel penanda objek ini dengan tepat?? Partikel ini digunakan untuk mengklarifikasi objek kalimat dengan predikat (verb dalam bahasa Inggris).

텔레비전() 일주일에 봐요? –di hari minggu berapa kali menonton TV?
Jadi jika objeknya (텔레비전) letaknya jauh dari predikat (봐요) maka partikel penanda objek ini dapat berfungsi untuk mengklarifikasi atau menegaskan objek dalam kalimat tersebut

Kosa kata:
김치= kimchi
=buku
텔레비전=TV
일주일=Minggu
=berapa kali
사요=membeli
봐요=melihat

By buruhkorea with No comments

Mengenal Partikel Penanda Topik dan Partikel Penanda Subjek

Kali ini aku ingin berbagi ilmu tentang partikel penanda topik ( topic marking particles) dan partikel penanda subjek  (subject marking particles) dalam bahasa Korea. Mungkin konsep ke dua partikel ini akan sedikit membingungkan bagi temen-temen cuz dalam bahasa Indonesia kita tercinta tidak mengenal adanya partikel ini, jadi konsep ini akan terdengar baru di telinga temen-temen, tetapi jangan khawatir jika sudah terbiasa maka penggunaan partikel ini akan mudah dalam penggunaannya.

1. Partikel Penanda Topik  (Topic marking particles)


[eun] / [neun]

Fungsi utama partikel ini adalah membiarkan orang lain tahu apa yang kamu bicarakan atau akan kamu bicarakan dan partikel ini digunakan setelah kata benda (Nouns: dlm bahasa Inggris)

Rumus penggunaan partikel ini adalah:
     Kata-kata yang berakhiran konsonan  + -
     Kata-kata yang berakhiran vokal  + -

Contoh:
가방 [ga-bang] + [eun]
[na] + [neun]

Topik kalimat yang ditandai dengan [eun] atau [neun] biasanya (tetapi tidak selalu) sama sebagai subjek kalimat

Contoh:
[jeo] = Saya
+ [neun] = 저는 [jeo-neun] = Saya (sedang membicarakan saya)
저는 학생이에요. [jeo-neun hak-saeng-i-e-yo] = Saya pelajar.
Disini, kata (saya) adalah topik kalimat dan sebagai subjek kalimat

Tetapi ada keunikan bahasa Korea lain yang dapat ditemui seperti contoh kalimat ini:

내일은 저는 일해요. [nae-il-eun jeo-neun il-hae-yo]
= Besok  saya bekerja  
Disini, 내일 [nae-il] atau besok, diikuti partikel [eun], sebagai  topik kalimat, tetapi tidak sebagai subjek kalimat, sedangkan subjek kalimatnya adalah saya

2. Partikel Penanda Subjek  (Subject marking particles)



[i] / [ga]

Fungsi partikel ini relative simple jika dibandingkan dengan partikel penanda topik

Rumus penggunaan partikel ini adalah:
     Kata-kata yang berakhiran konsonan + -
     Kata-kata yang berakhiran vokal  + -

Contoh:
가방 [ga-bang] + [i]
학교 [hak-gyo] + [ga]

Jadi prinsipnya,  
partikel penanda topik  (/) untuk mengekspresikan apa topik kalimat tersebut atau dalam pemahamanku partikel ini digunakan untuk mempertegas pesan atau topik yang ingin disampaikan kepada lawan bicara kita, sedangkan partikel penanda subjek (/) hanya digunakan untuk menunjukan subjek kalimat

Kamu juga bisa menggunakan ke dua partikel tersebut dalam satu kalimat:

오늘은 날씨가 좋아요 –hari ini cuacanya bagus
오늘은:  mempertegas atau menekankan hari ini ( hari-hari sebelumnya cuacanya gak begitu bagus kecuali hari ini)
날씨가: cuaca sebagai subjek kalimat

Kosa kata:

   가방: tas
   학교: sekolah
   날씨: cuaca
   내일: besok
   오늘: hari ini


By buruhkorea with No comments

Korean Word Order

Susunan kalimat dalam bahasa korea sangat berbeda dari susunan kalimat di bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Oleh karena itu banyak orang yang bingung dalam mempelajari bahasa korea, tetapi jangan khawatir karena jika terus belajar dan di praktekkan sehari-hari pasti akan bisa. Banyak yang bilang bisa karena biasa kan hehee….. Awalnya aku sendiri mengalami kesulitan juga dalam memahami susunan kalimat bahasa korea tetapi lambat laun terbiasa juga dengan susunan kalimat bahasa negri ginseng ini..
Dasar susunan kalimat bahasa korea: Subjek-Objek-Predikat.
Contoh
저는 피자를 좋아해요. – Saya pizza suka. –Saya suka pizza.
케빈은 나에게 잡지를 줬어. – Kevin saya kepada majalah memberi. – Kevin memberi majalah kepada saya.
엄마한테서 오늘은 돈을 받았어. – Ibu dari hari ini uang mendapatkan (lampau). – Saya mendapatkan uang dari ibu hari ini.
배를 먹었어. – Pear makan (lampau) – Saya makan pear.

Contoh percakapan antara dua teman:
이영: 안녕! 오랜만이야. – Hi! Lama gak berjumpa.
보민: 오랜만이야. 지내? – Lama gak berjumpa juga. Bagaimana kabar mu?
이영: 지내. 사업이 어때? – Saya baik. Bagaimana bisnismu?
보민: 좋아. 지금은 어디 ? – Baik. Kamu akan pergi kemana?
이영: 가게에 . 우유를 필요해. 나랑 가고 싶어? – Saya akan pergi ke toko. Saya perlu banyak susu. Mau pergi bersama saya?
보민: 가고 싶어! 가자! – Saya mau! Let’s go!

Dilihat dari contoh percakapan diatas, subjek kalimat tidak selalu dibutuhkan, ketika kontek kalimat nya jelas diketahui. Dari contoh percakapan diatas terlihat kalau ke dua orang tersebut mengatakan saya, kamu, dll. 

지금은 어디 ? -sekarang kemana pergi? -kamu pergi kemana sekarang?
가게에가. –pergi ke toko. –aku pergi ke toko

Kamu bahkan dapat membuat kalimat dengan komplit hanya dengan satu predikat atau kata kerja. Contohnya:  공부해요 yang dapat berarti saya belajar, kamu belajar, dia belajar, dll. 
Jadi perlu di ingat, susunan kalimat bahasa korea dapat di susun hanya dengan satu kata kerja 


Kosa kata:

  피자: pizza

  잡지: majalah

  엄마: ibu

  배: pear

  가게: toko

  우유: susu






By buruhkorea with 1 comment

Tentang Batchim (받침)

Batchim disebut juga konsonan akhir. Maksudnya adalah ada beberapa huruf konsonan yang apabila berada pada akhir suku kata memiliki bunyi yang berbeda ketika dia berada di awal suku kata.

* huruf ,, di akhir suku kata dibaca – k
contoh: 학교(hakkyo), 책상(chaeksang), (bak), 부엌 (bu-eok)

* huruf di akhir suku kata dibaca – n
contoh: 인사 (insa), (ban), 한국어 (han-gugeo)

* huruf , , , , , , di akhir suku kata dibaca – t
contoh: 닫다 (datta), (keut), (ot), 있다 (itta), 늦다 (neutta),
(kot), 히읗 (hi-eut)

* huruf di akhir suku kata dibaca – l
contoh: 교실 (gyosil), 칠판 (chilpan), 겨울 (gyeo-ul), 가을 (ga-eul)

* huruf di akhir suku kata dibaca – m
contoh: (bom), 여름 (yeoreum), 이름 (ireum), 엄마 (eomma), 김치 (gimchi)

* huruf , di akhir suku kata dibaca – p
contoh: 비빔밥 (bibimbap), (yeop), (ap)

* huruf di akhir suku kata dibaca – ng
contoh: 가방 (gabang), 화장실 (hwajangsil), 운동장 (undongjang)

Konsonan Akhir Gabungan
Konsonan akhir gabungan terdiri dari 2 jenis yaitu konsonan depan yang diucapkan atau konsonan belakang yang diucapkan.

1. Konsonan depan yang diucapkan
Konsonan Akhir Gabungan Pengucapan. Contoh:
ㄳ dibaca (k)  →  [] mok
 dibaca (n)  → 앉다 [안따] anta
 dibaca (n)  → 많다 [만타] mantha
 dibaca (l)  → 읽고 [일꼬] ilko
 dibaca (l)  → 넓다 [널따] neolta
 dibaca (l)  →  [] gol
 dibaca (l)  → 잃다 [일타] iltha
ㄾ dibaca (l)  → 핥다 [할따] halta
 dibaca (p)  → 없다 [업따] eopta

2. Konsonan belakang yang diucapkan
Konsonan Akhir Gabungan Pengucapan. Contoh:
 dibaca (k)  →  [] dak
 dibaca (m)  → 젊다 [점다] jeomda
 dibaca (p)  → 밟다 [밥따] bapta
 dibaca (p)  → 읊다 [읍다] eupta





Aturan Pengucapan

1. Penyambungan bunyi
Jika konsonan di akhir suku kata (batchim) bertemu dengan vokal di awal suku kata berikutnya, maka pengucapannya disambung.
Contoh :
일어나다 [이러나다] ireonada
걸어가다 [거러가다] georeogada
군인 [구닌] gunin
이것은 [이거슨] igeoseun
무엇입니까? [무어십니까?] mu-eosimnikka?

2. Perubahan Bunyi
a. Huruf , , , , dibaca , , , , bila berada setelah batchim
(,,)
Contoh:
-> : 먹고 dibaca [먹꼬] meokko, 믿고 dibaca [믿꼬] mitko,
잡고 dibaca [잡꼬] japko.

-> : 먹다 dibaca [먹따] meokta, 믿다 dibaca [믿따] mitta,
잡다 dibaca [잡따] japta.

-> : 먹보 dibaca [먹뽀] meokpo, 돌솥밥 dibaca [돌솓빱] dolsotpap,
집배원 dibaca [집빼원] jippaewon.

-> : 먹습니다 dibaca [먹씁니다] meoksseumnida,
믿습니다 dibaca [믿씁니다] mitsseumnida,
잡습니다 dibaca [잡씁니다] japsseumnida.

-> : 먹지 dibaca [먹찌] meokci, 믿지 dibaca [믿찌] mitci,
잡지 dibaca [잡찌] japci.

b. Huruf , , , , dibaca “g, d, r, b, j” bila berada diantara vokal
Contoh:
먹어요dibaca [머거요] meogeoyo
믿어요 dibaca [미더요] mideoyo
알아요dibaca [아라요] arayo
잡아요 dibaca [자바요] jabayo
맞아요 dibaca [마자요] majayo

c. Batchim [], [], [] akan dibaca [ng], [n], [m] ketika bertemu
bunyi nasal , .
Contoh:
먹는다 dibaca [멍는다] meongneunda, 백만 dibaca [뱅만] baengman
옷만 dibaca [온만] onman, 닫는 dibaca [단는] danneun
십만 dibaca [심만] simman, 입니다 dibaca [임니다] imnida

d. Ketika bertemu akan menjadi + dan berbunyi [],
proses ini disebut lateralisasi.
+ -> +
+ -> +

Contoh:
연락 dibaca [열락] yeollak, 전라도 dibaca [절라도] jeollado,
신라 dibaca [실라] silla
설날 dibaca [설랄] seollal, 오늘날 dibaca [오늘랄] oneullal

e. Pada posisi batchim, huruf dan akan dibaca dan bila bertemu
vokal “i”, proses ini disebut palatalisasi.

+
+

Contoh:
맏이 dibaca [마지] maji, 해돋이 dibaca [해도지] haedoji
같이 dibaca [가치] gachi, 받이 dibaca [바치] bachi

3. Penghapusan
Batchim tidak berbunyi ketika berada diantara huruf , , vokal
dan huruf , vokal.

+ + vokal → hilang / tidak dibaca
vokal

Contoh:
많아요 dibaca [ + 아요 -> 마나요] manayo
싫어요 dibaca [ + 어요 -> 시러요] sireoyo
좋아요 dibaca [ + 아요 -> 조아요] joayo

+ + hilang / tidak dibaca
vokal

Contoh:
않는 dibaca [ + -> 안는] anneun
끓는다 dibaca [ + 는다 -> 끌른다] keulleunda
좋냐 dibaca [ + -> 조냐] jonya

4. Pengucapan dengan aspirat () / aspirasi
Apabila huruf bertemu dengan huruf , , , akan berbunyi , , , .

Contoh:
좋고 dibaca [조코] jokho, 먹히다 dibaca [머키다] makhida
좋다 dibaca [조타] jotha, 못하다 dibaca [ + 하다 모타다] mothada
잡히다 dibaca [자피다] japhida
낳자 dibaca [나차], 맞히다 dibaca [마치다] machida
Konsonan “” (kosong) bila terletak di depan vokal berguna untuk membunyikan vokal tersebut, contoh : 알아요 [a-ra-yo]. Sedangkan bila letaknya dibawah akan berbunyi “ng” , contoh : 양말 [yang-mal]

’ bila terletak di awal atau diantara vokal berbunyi ‘R’ contoh 꼬리 [ko-ri], tapi bila terletak di akhir kata atau setelahnya ada konsonan berbunyi ‘L’ contoh 연필 [yeon-phil], bila terdapat ‘’ ganda berbunyi ‘L’ contoh 빨리 [pal-li]

di awal kata dibaca “eui” contoh : 의자 [eui-ja] , di tengah kata dibaca ” i ” contoh : 여의다 [yeo-i-da] , di akhir kata dibaca “e” contoh : 언니의 친구 [eonni-e chin-gu]


Untuk lebih mudahnya bisa di buat tabel seperti ini:


Contoh: 

자전거 karena akhiran ㄴ bertemu dengan awalan ㄱ maka berubah menjadi ng (lihat tabel) jadi dibaca jajeonggo (bukan dibaca jajeongo)

연락 karena akhiran ㄴ bertemu dengan awalan ㄹ maka berubah menjadi ll (lihat tabel) jadi dibaca yeollak



By buruhkorea with No comments
Untuk mendapatkan tampilan yang maksimal, buka dengan Google Chrome.. Close

     
    BE IN TOUCH...
    Dapatkan artikel-artikel ini secara gratis langsung dari Inboxmu
     
     

    POPULAR POSTS

    KOMENTAR

    BLOG INFO